Archive for the ‘Internet, Teknologi’ Category

Sabtu, hari ke dua belas di tahun dua ribu tiga belas. Tempat : Plasa Telkom. Berawal dari usulan ka’ Ichal pada Grup Komunitas Blogger Kendari di Facebook, maka sore itu selepas Ashar, sejumlah pemuda (tampan tentunya) akan mengadakan diskusi guna menggagas kembali terbentuknya Komunitas Blogger Kendari. Komunitas yang pernah pernah mengalami masa jaya pada 2008 silam. Nah, gak tau mimpi apa semalam, sore itu ane niat banget datang cepat-cepat ke Telkom. Bahkan sebelum Ashar si Ashar udah ada di Telkom ( tumben rajin 😀 ). Begitu lepas sholat Ashar, ane kembali menunggu seperti Bus Sabar Menanti tujuan Kendari – Makassar, Makassar – Kendari. Tak lama kemudian salah satu sesepuh Blogger Kendari akhirnya datang dengan style cool-nya :D. Beliau adalah Faisal Nur aka ka’ Ichal. Setelah om Ichal datang, Arul (sebut saja Bunga) kemudian menyusul. FYI, Belakangan santer terdengar bahwa Bunga memiliki niat yang sangat mulia yaitu ingin menggulingkan kekuasaan kakanda Arham Rasyid aka Arham Kendari sebagai pemegang tampuk kepemimpinan saat ini hehe.. ( Main-main ji nah om 😀 )

Okeh okeh kita persingkat saja. Setelah semua teman-teman Blogger Kendari udah pada ngumpul, akhirnya diskusi bin musyawarah dapat dimulai.. Tiap-tiap pemimpin regu mempersiapkan barisannya.. halah..

Dari hasil diskusi tersebut ditelurkan beberapa kesepakatan, yaitu sebagai berikut :

  1. Menghidupkan kembali Komunitas Blogger Kendari yang sempat vakum selama beberapa waktu.
  2. Nama “Mosonggi” akan tetap digunakan sebagai Identitas Komunitas Blogger Kendari. Filosofi dari Mosonggi itu sendiri adalah kebersamaan. Mosonggi merupakan kegiatan yang lebih enak bila dilakukan bersama-sama (baca : rame-rame).
  3. Komunitas akan melakukan kegiatan pendahulu sebagai langkah awal dalam upaya untuk menghidupkan kembali Komunitas Blogger Kendari aka Mosonggi (Jenis kegiatan menyusul).
  4. Sebagai ajang silaturrahim antar Blogger (kan ceritanya kita belum saling kenal semua ini.. ) maka insya Allah pada hari Sabtu, 19 Januari 2013, akan dilakukan Gathering di Bintang Samudera.

Hanya 4 point di atas yang saya ingat hehe.. 😀

Mungkin ada poin-poin lain yang ingin kita tambahkan, kita tambahkanmi di kolom komen, nanti sa edit tulisanku.. 😀

Oh ya, berikut  daftar Blogger yang meluangkan waktunya kala itu :  Arham Kendari, Ichal Kemaraya, Arul Kendari, Suba, Rizwadhye Nur, Adam Wirya, Afsal Afsoul dan saya sendiri :malus: 😀 Sayang seribu kali sayang hari itu tidak ada IGO 😦

(Catatan : Postingan lain akan menyusul setelah point nomor empat dilaksanakan. Maaf postingannya telat 😛 )

Sukses terus Blogger Kendari! Leundo to Mosonggi! 😀

Berikut beberapa dokumentasi kegiatan.

4

Om Arham serius banget nih ngomong..

5

Ki – Ka : om Suba, om, Arul, om Ichal, dek Rama, om Arham, om Ucux, Adam

Noh, ada om Adi tuh di tengah :D

Noh, ada om Adi tuh di tengah 😀

 

3

Suasana silaturrahim Komunitas Blogger Kendari 1

7

Kata om Arham : Coboy Senior 😀

2

Inimi dari beberapa orang yang paling dituakan di Mosonggi :ngacir: 😀

 

Advertisements

Bettina Wulff, istri mantan Presiden Jerman Christian Wulff diketahui telah melayangkan gugatan hukum terhadap Google ke Pengadilan Regional Hamburg.

Langkah hukum ini diambil gara-gara fitur autocomplete sugestion Google menampilkan kata ”prostitut”, ”escort” dan ”red light” secara otomatis saat namanya dimasukkan dalam mesin pencari tersebut.

Dikutip dari Reuters, Rabu 12 September 2012, mantan ibu negara termuda Jerman ini mengungkapkan ketakutannya bila hasil pencarian ini dilihat oleh putranya. “Bila dia memasukkan namaku dan hal itu yang pertama kali dilihatnya…ini sangat mengerikan dan memalukan. Aku tak dapat mengungkapkannya dengan kata-kata,” ujarnya.

Di negerinya sendiri Nyonya Wulff memang tengah diterpa gosip tak sedap yang menyebutkan bahwa ia merupakan mantan wanita penghibur. Foto ”Lady Viktoria” yang menampilkan seorang wanita blonde dengan penutup mata kerap dibandingkan dengan Wulff dan dijadikan olok-olok di negeri tersebut.

Google menanggapi langkah hukum ini dengan menyatakan bahwa pihaknya sama sekali tidak memilih kata yang ditampilkan dalam fitur autocompletion.

“Google secara otomatis menampilkan kata yang merefleksikan pencarian yang dilakukan oleh publik. Hal ini ditarik oleh algroritma yang mempertimbangkan banyak faktor, salah satunya adalah popularitas kata pencarian tersebut,” ujar Kay Oberbeck, juru bicara Google dalam pernyataan tertulisnya.

Google pernah beberapa kali menghadapi tuntutan serupa di berbagai negara. Januari lalu, misalnya, raksasa mesin pencari ini diperintahkan membayar ganti rugi sebesar US$ 65 ribu karena dalam fitur yang sama, nama sebuah perusahaan asuransi ditampilkan bersama kata ”penipu”dan ”bajingan”.

Sementara itu Maret lalu Pengadilan Jepang juga memerintahkan Google untuk mengubah algoritma yang digunakannya, setelah seorang pemuda menggugat karena namanya ditautkan pada kejahatan yang tidak pernah ia lakukan.

Dilansir dari Tempo.co